bersinggah dan Rindu


Kemana aku harus bersinggah?? Saat duka tak lagi sedalam cinta, saat rindu berada diatas segalanya, saat kegelapan dan badai hadir begitu saja, kemana aku harus bersinggah? Tak lagi dahulu yang disebut sebagai putri keluarga yang manja, sekarang keadaan demi keadaan berubah.

Manja? Ya memang benar, manja. Kadang tak selamanya sifat manja ini dimiliki murni oleh keinginan diri, terkadang sifat manja mengalir karena keluarga yang menyayanginya. Aku tak mengatakan akulah yang paling mandiri, melainkan akulah yang disebut sebagai putri manja. Salah jika mengatakan sifat itu murni keinginanku. Sebenarnya hati hanya ingin bertanya salahkah jika menumbuhkan rasa mandiri ditengah derasnya aliran rasa manja? Entahlah, hanya masing-masing yang bisa menjawabnya.

Saat duka tak lagi sedalam cinta, saat cinta dan rindu bagaikan badai yang menghantam hati yang pandai menangis, apa yang bisa dilakukan? Dengan kata lain aku sangat merindukan mu mamak.

Tersipu, malu, cinta dan rindu membuat hati menunduk, membuat hati bertanya harus kemana kubawa semua ini??

Terdiam dalam tangis tak selamanya mampu mengobati rinduku, berbicara dalam hati tak lagi seindah meleram rasa rasa tangis lantaran kerinduanku yang begitu sesak...
Hanya satu yang tersisa, tersungkur dalam tahajud dan menengadahkan tangan dalam sholat.

Takut? Kenapa harus takut jika kita mempunyai Allah yang maha dan maha itu, bahkan hanya cahaya Allah saja lebih terang dari segala cahaya yang berada dibumi.


-nurulhanafi-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

cara menghafal alqur'an

Udah putusin aja!!!!!!!

Bagaimana cara menghafal Alqur'an secara sempurna dengan gampang dan mudah dengan izin Allah?