Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

PULANG

  Pulang. “ Pada akhirnya aku sadar, aku ingin pulang. Duhai Allah apa kau masih mau menerima ke pulanganku ini? Aku tak bermaksud ingin berbuat durhaka kepadamu, aku ingin pulang atau berhijrah untuk mu. Hijrahku hanya untuk Mu ” ( kata seorang anak remaja SMA ). Dia anak yang rajin tapi mudah bosan sebut saja ia hana. Entah kenapa ia bosan dengan aktivitasnya sehari-hari. Ia sudah bosan hidup penuh dengan kemaksiatan. Ia berfikir ingin keluardari lingkungan nya dan pulang ke lingkungan yang lebih baik. Bulan demi bulan dan tahun demi tahun terlalui, sampai pada detik itu juga si hana ini masih berada di lingkungan lamanya. Entah kenapa ia juga berfikir terasa berat sekali meninggalkan lingkungan lamanya. “ ibuk aku ingin pulang..” ( kata hana sambil meneteskan air mata )                                                         “ Nak Apa...

Udah putusin aja!!!!!!!

Gambar
          Aku mencinta mu karena aku sayang pada mu, I love you . Dusta , bagaimana mungkin katakana sayang padahal sebenarnya ia tidak peduli dengan masa depan seseorang yang ia katakana sayang??. Pacaran itu ialah aktivitas yang maksiat dan mengundang murka Allah, malapetaka dunia dan akhirat. Bila ia sayang tentu tak kan rela tubuh orang yang ia sayangi dijilat api neraka.       Pantaskah berbicara tentang sayang, berkata tentang cinta | sementara disaat yang sama amalnya selalu ajak maksiat?       Pantaskah rencanakan masa depan, rancang apa yang dihadapan | sementara saat sekarang saja tak berani bilang nikah?       Pantaskah panggil memanggil dengan sebutan "ayah" - "bunda" | sementara engkau masih menadahkan tangan untuk biaya?       Pantaskah kau katakan dirimu menjaganya | padahal justru cumbu rayu harammu merusak akal dan fisiknya? ...